Make Over Tempat Usaha Makanan
Bila Anda sedang berjalan-jalan ke mal bersama keluarga lalu memutuskan untuk makan, maka Anda pasti mulai berkeliling di area restoran sambil melihat-lihat tempat makan yang ada serta menunya. Begitu juga bila Anda masuk ke kawasan tempat jajan baik food court maupun kaki lima, Anda pasti akan berkeliling dahulu untuk kemudian memutuskan memilih salah satu dari sekian banyak tempat makan tersebut. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda memilih tempat tersebut dan bukan yang lain padahal mereka menjual makanan yang sama.
Pada masa sekarang sangat penting bagi para pemilik usaha untuk mulai serius memikirkan desain dari tempat usaha mereka. Desain pada saat ini merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi keputusan orang dalam membeli. Perubahan-perubahan desain yang dilakukan pada tempat usaha, bisa langsung berpengaruh terhadap pendapatan bulanan Anda.
Pada kasus berikut, saya mengambil contoh sebuah restoran Jepang yang berada di sebuah mal di kawasan selatan Jakarta. Pada saat saya mulai mengerjakan renovasi interior, persaingan antarrestoran berlangsung sangat ketat sehingga pemilik merasa sangat perlu untuk mengubah nuansa interior. Dengan memperhatikan keadaan yang ada (foto atas), ada beberapa hal yang menurut saya perlu dirubah.
1.Warna dari interior ruangan perlu dibuat lebih cerah terang. Hal ini mengingat harga makanan yang dijual tidak terlalu tinggi sehingga suasana terang lebih berkesan informal.
2.Jumlah meja serta tempat duduk belum optimal. Pada bagian tengah ruangan terasa kosong sehingga berkesan dingin. Bila Anda mendesain tempat makan, maka Anda harus menempatkan meja secara tepat. Terlalu rapat tentunya tidak baik, tetapi terlalu kosong memberikan kesan ‘kosong’ dan dingin pada tamu sehingga mereka enggan untuk masuk.
3.Pencahayaan yang berasal dari lampu neon putih membuat ruangan tampak pucat. Saya mengganti seluruh pencahayaan menggunakan neon daylight yang berkesan hangat serta menempatkan lampu-lampu halogen tambahan yang menyorot ke dinding (foto kanan).
4.Nuansa restoran dibuat menjadi lebih modern dan muda dengan mengganti gambar di kanan ruangan dengan gambar kartun Jepang serta menempelkan cermin di kiri ruangan untuk menambah kesan lega. Pengecatan warna kayu coklat tua menjadi warna putih juga menjadikan suasana ceria dan tidak resmi.
Dengan mengganti keseluruhan suasana menjadi lebih muda, cerah, gembira dan sangat informal, restoran Jepang ini telah berhasil menaikan omset mereka dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, mulailah memperhatikan tempat usaha Anda. Sedikit perubahan dapat membuat banyak perbedaan. Selamat mencoba.
http://majalahduit.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1099:mei-batubara&catid=50:cat-tips&Itemid=66
Tidak ada komentar:
Posting Komentar